Pekanbaru

Pernyataan Pers Rida K Liamsi, Mantan Chairman Riau Pos Group

26
×

Pernyataan Pers Rida K Liamsi, Mantan Chairman Riau Pos Group

Sebarkan artikel ini

 

Saya telah dizalimi oleh Riau Pos (PT Riau Pos Intermedia Pers) perusahaan yang saya dirikan bersama teman-teman tahun 1991 dengan keringat dan air mata. Dari perusahaan yang mulanya nyaris tak punya modal sepeserpun menjadi perusahaan dengan group bisnis (Riau Pos Group) yang punya usaha yang ada di semua provinsi di sumatera bagian utara: di Riau, Sumbar, Sumut dan Aceh. Dari perusahaan yang hanya mengelolah sebuah surat kabar mingguan, merambah ke usaha percetakan, TV dan properti (gedung perkantoran). Dari asset hanya sekitar 400 juta berupa mesin cetak, sampai tahun 2016 hampir mencapai asset 1 triliun. Memiliki dua gedung perkantoran 9 lantai dan gedung kantor anak-anak perusahaan di semua daerah tempat usaha. Riau Pos group menjadi group usaha media yang terbaik dan terbesar di lingkungan Jawa Pos Group.

Tetapi, Pihak manajemen dan pemegang saham utama Riau pos sekarang ini memandang sebelah mata dan tidak menghargai sedikitpun jerih payah para pendiri, termasuk saya, Zulmansyah, dll yang sudah jatuh bangun membangun group Riau Pos. Pemegang saham utama, PT Jawa Pos melalui anak perusahaannya PT. JIMN (Jawa Pos Jaringan Media Nusantara) sebagai pemegang saham mayoritas telah berlaku zalim dan semena-mena terhadap saya dan teman-teman dengan berbagai cara dan telah mengkriminalisasi kami.

Padahal mereka belumlah menjadi pemegang saham sebebarnya karena belum menyetor kewajiban setoran saham mereka. Mereka hanya punya akte notaris kepemilikan saham yang dibuat untuk kepentingan operasional perusahaan, tapi mereka telah bertindak seolah-olah merekalah pemilik perusahaan. Menjalankan tirani mayoritas dan mengabaikan para pemegang saham yang lain.

Mereka dengan berbagai trik dengan mudah menguasai asset perusahaan seperti Gedung Graha Pena 9 lantai di Pekanbaru dan Batam dengan harga murah. Gedung Graha Pena batam yang kami dirikan dengan susah payah dan dengan dukungan lahan dari BP Batam yang nilai pasarnya 200 milyard hanya mereka akuisi dengan harga 80 milyard. Gedung graha Pena Pekanbaru yang nilai pasarnya sekitar 150 milyard, mereka kuasai dengan membayar hanya 60 milyard. Itu pun sebahagian besar hasil akuisisi itu kembali ke kantong mereka sebagai pemegang saham utama di anak perusahaan yang mengelolah asset tersebut. Demikian dengan asset lainnya yang dikuasai mereka dengan berbagai cara. Pihak patner lokal, seperti perusahaan
milik karyawan (Riau Pos Multi Karya dan Batam Pos Multi Karya) tidak berdaya dan di fait a comply kan.

Sekarang ini selain mengkriminalisasi para pendirinya, seperti saya, Zulmansyah , Sutrianto, Makmur Kasim dan Asnida Syukur, juga merumahkan dan mempensiun muda sejumlah karyawan, yang hak hak mereka hanya dicicil dan bahkan belum seluruhnya di selesaikan

PT Riau Pos telah bertindak semena-mena karena kini sudah terancam bangkrut. Nilai sahamnya per lembar tak sampai 1 rupiah. Harian Riau Pos yang dulu membangun gedung untuk tempat mereka berkantor kini terusir dan hanya menempati bangunan lama. Harian Batam pos yang membangun gedung dan dulu berkantor disitu, kini sudah pindah ke ruko. Pihak Jawa Pos melalui JJMN dan anak perusahaannya setelah menguasai asset aset utama itu, kemudian menyingkirkan perusahaan yang dulu bersusah payah membangun gedung gedung, ke luar gedung kebanggaan mereka itu dan disingkirkan dengan berbagai dalih.

Dulu mereka berjanji untuk ikut membangun Riau dan tempat usaha mereka, tapi sekarang, dibawah manajemen yang baru ini, mereka melupakan sejarah bagaimana group ini dibangun dan pengorbanan para pendiri dan karyawannya, dan mereka telah menguasai semua asset .

Mereka tidak menghargai sama sekali dukungan masyarakat terutama para tokoh masyarakat di Pekanbaru ketika Riau Pos group mulai didirikan, hubungan kemitraan yang dilakukan dulu termasuk dengan pemerintah daerah Riau waktu mereka mulai datang dan berinvestasi di Riau.
Manajemen Jawa Pos Group sekarang melalui anak-anak perusahaannya, seperti Riau Pos Group sudah mengabaikan hubungan kemitraan dahulu dan hanya berpikir bagaimana menguasai Riau Pos Group sekarang dengan cara mudah dan murah.

Saya juga menduga saya dizalimi karena sebagai Dirut perusahaan karyawan PT Riau Pos Multi Karya saya telah melawan dan menentang kebijakan manajemen dan pemegang saham PT Riau Pos Intermedia Pers (Holding Company utama) di Group Riau Pos yang telah membangkrutkan group bisnis ini dengan menggunakan data hasil audit yang keliru dan tidak tahu sejarah berdirinya Riau Pos Group dan saya juga merasa bahwa saya dizalimi karena dianggap orangnya Dahlan Iskan.

Sekarang saya sedang menjalani proses hukum. Saya dituduh telah menggelapkan uang perusahaan dan dilaporkan ke polisi. Sekarang perkaranya ada di tangan pihak Kejaksaan Tinggi Riau. Tentang perkara ini saya serahkan pada proses hukum dan biarlah nanti pengadilan yang membuktikannya. Tapi saya tetap merasa sangat dizalimi karena tindakan mereka yang tidak berhati nurani dan tidak menghargai jarih payah saya dan teman-teman termasuk Almarhum Zulmansyah yang mendirikan dan membesarkan Riau Pos Group.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam