BANGKINANG – Open Turnamen Catur Aiza Chess Club dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-2 Aiza Chess Club resmi ditutup, Minggu (23/8/2026).
Turnamen yang mempertandingkan kategori Senior dan Junior tersebut berlangsung kompetitif hingga babak akhir. Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Elnoia keluar sebagai juara pertama kategori Senior dengan mengoleksi 6 poin. Posisi kedua ditempati M. Ihsan Pramana dengan 6 poin, disusul Ayub Kelana di peringkat ketiga dengan 5,5 poin.
Sementara itu, Naufal Dzaki berada di peringkat keempat dengan 5,5 poin, Erwinsyah di posisi kelima dengan 5 poin, Alfin peringkat keenam dengan 5 poin, Syafaruddin peringkat ketujuh dengan 5 poin, H. Ashyari peringkat kedelapan dengan 5 poin, Suardi Tombang peringkat kesembilan dengan 5 poin, dan Herry Herman menempati peringkat ke-10 dengan 4,5 poin.
Untuk kategori Senior, juara pertama hingga ketiga mendapatkan piala dan uang pembinaan. Juara pertama menerima Rp1,3 juta, juara kedua Rp700 ribu, dan juara ketiga Rp600 ribu. Sementara peringkat keempat hingga ke-10 mendapatkan uang pembinaan sesuai dengan ketentuan panitia.
Penyerahan hadiah untuk kategori Senior dilakukan langsung oleh Ketua Aiza Chess Club, Angga Aria Putra, kepada para pemenang.
Sedangkan pada kategori Junior, Syaqilah berhasil menjadi juara pertama dengan raihan 4,5 poin. Posisi kedua ditempati Habibullah dengan 4 poin, disusul Indah di peringkat ketiga dengan 3,5 poin.
Peringkat keempat ditempati Benni dengan 3,5 poin, sedangkan Siti Nurhafizah berada di posisi kelima dengan 3,5 poin.
Untuk kategori Junior, juara pertama hingga ketiga mendapatkan piala dan uang pembinaan. Juara pertama menerima Rp300 ribu, juara kedua Rp200 ribu, dan juara ketiga Rp100 ribu. Sementara peringkat keempat dan kelima masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp50 ribu.
Penyerahan hadiah kategori Junior dilakukan langsung oleh Ketua Bidang Organisasi Percasi Provinsi Riau, Sudirman, kepada para juara.
Ketua Aiza Chess Club, Angga Aria Putra, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga anak-anak dapat menyalurkan minat dan hobi mereka melalui olahraga catur.
“Untuk para juara, selamat atas prestasi yang diraih. Untuk orang tua, terima kasih atas dukungannya terhadap anak-anak sehingga mereka dapat menyalurkan hobi dalam olahraga catur. Semoga mereka menjadi regenerasi kami dalam bidang olahraga catur,” ucapnya seusai penutupan.
Angga mengatakan Aiza Chess Club akan terus berkomitmen mengembangkan olahraga catur di Kabupaten Kampar melalui berbagai kegiatan dan turnamen yang digelar secara berkelanjutan.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecatur, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan catur sebagai olahraga yang memiliki aturan, sistem pertandingan, serta mekanisme permainan yang harus dipahami oleh setiap peserta.
“Ke depan kami ingin terus hadir dan mengadakan berbagai open tournament. Harapannya, masyarakat semakin mengenal catur sebagai olahraga yang memiliki aturan dan sistem pertandingan. Jadi, bukan hanya sekadar permainan seperti yang biasa dimainkan sehari-hari. Dalam pertandingan resmi, ada penggunaan jam, pengaturan waktu, dan sistem pertandingan yang harus dipahami oleh pemain,” ujar Angga.
Hal senada disampaikan Ketua Bidang Organisasi Percasi Provinsi Riau, Sudirman. Ia mendorong para orang tua agar terus memberikan dukungan kepada anak-anak yang memiliki ketertarikan dan potensi di bidang catur.
Menurut Sudirman, bakat tersebut perlu diarahkan dan dibina sejak dini. Terlebih, perkembangan catur saat ini tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang menjadi sebuah industri.
“Bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang catur, silakan diarahkan dan dikembangkan. Saat ini catur sudah memiliki peluang menjadi industri, sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia baru dan membuka jalan bagi lahirnya orang-orang yang sukses melalui catur,” ujarnya.
Sudirman menambahkan, Percasi Provinsi Riau siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang bertujuan mengembangkan olahraga catur, baik melalui dukungan moral maupun mendorong dukungan lainnya sesuai dengan kemampuan organisasi.
“Kita berharap lahir dari event ini atlet-atlet yang bisa membawa nama baik daerah masing-masing, terutama Kampar dan terkhusus Provinsi Riau,” pungkasnya.












