BANGKINANG KOTA – Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PD Himpaudi) Kabupaten Kampar menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpaudi, pelantikan Pengurus Cabang (PC) Himpaudi se-Kabupaten Kampar, serta seminar pendidikan anak usia dini (PAUD) tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar; Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kampar yang diwakili Kepala Bidang PAUD, Taufiq Wahyudisyah, S.Pd., M.Pd.; Ketua Pengurus Wilayah (PW) Himpaudi Provinsi Riau, Aida Malikha, beserta jajaran; organisasi mitra PAUD; Bunda PAUD kecamatan; pengurus PD dan PC Himpaudi se-Kabupaten Kampar; serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelantikan PC Himpaudi se-Kabupaten Kampar oleh Ketua PD Himpaudi Kabupaten Kampar, Dra. Atni Prawati, M.Ed., didampingi Bunda PAUD Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar, dan Ketua PW Himpaudi Provinsi Riau, Aida Malikha.
Pelantikan ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus penegasan amanah dan tanggung jawab para pengurus cabang dalam menjalankan program kerja serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.
Puncak peringatan HUT ke-21 Himpaudi ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Atni Prawati. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Ketua PW Himpaudi Provinsi Riau, dan perwakilan Dinas Dikpora Kabupaten Kampar sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan dalam memajukan pendidikan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Atni menegaskan bahwa memajukan pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari Bunda PAUD, pemerintah daerah, dinas dan instansi terkait, pengelola satuan pendidikan, orang tua, hingga masyarakat.
“Kita harus terus membangun kolaborasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidik, memperkuat tata kelola satuan PAUD, memperluas akses layanan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan menyenangkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan dan penghargaan bagi pendidik PAUD. Menurutnya, perhatian tersebut perlu sejalan dengan tanggung jawab dan besarnya pengabdian para pendidik dalam membentuk fondasi generasi masa depan.
“Terkait hal ini, kita semua tentu sangat berharap agar upaya penyetaraan guru nonformal yang sedang kita perjuangkan saat ini dapat segera terwujud,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Atni mengajak seluruh insan PAUD untuk meyakini bahwa setiap anak memiliki potensi yang harus dihargai dan dikembangkan. Setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk belajar, bermain, tumbuh, dan berkembang sesuai dengan tahapan perkembangannya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan PAUD tidak semata-mata diukur dari kemampuan akademik awal anak, tetapi juga dari perkembangan karakter, kemandirian, kreativitas, rasa percaya diri, kepedulian, dan kemampuan bersosialisasi.
Melalui momentum HUT ke-21 Himpaudi, pelantikan pengurus cabang, dan seminar pendidikan ini, Atni mengajak seluruh keluarga besar Himpaudi, Bunda PAUD Kabupaten Kampar dan kecamatan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan anak usia dini.
“Mari kita jadikan Himpaudi sebagai organisasi yang semakin solid, profesional, inovatif, dan bermanfaat,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua PW Himpaudi Provinsi Riau, Aida Malikha, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PC Himpaudi yang baru dilantik. Ia berharap para pengurus segera menjalankan amanah organisasi dengan menyusun program kerja yang terarah dan meningkatkan keaktifan anggota.
“Setelah dilantik, pengurus harus siap bekerja, menyusun kegiatan, dan mengaktifkan iuran anggota,” tegasnya.
Aida juga mengapresiasi PD Himpaudi Kabupaten Kampar yang menyelenggarakan seminar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kualitas pendidik PAUD.
Menurutnya, pendidik PAUD harus terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.
“Guru PAUD tidak boleh berhenti belajar. Semoga seminar ini membawa ilmu baru yang dapat dipraktikkan di lembaga masing-masing,” ujarnya.
Ia berpesan agar para pendidik terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan satuan PAUD sebagai tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak untuk belajar dan berkembang.
Bunda PAUD Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar, turut mengapresiasi PD Himpaudi yang telah menyelenggarakan pelantikan pengurus cabang, puncak peringatan HUT ke-21, dan seminar pendidikan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kabupaten Kampar sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpengurus Himpaudi.
“Kegiatan ini akan menambah wawasan dan pengetahuan pendidik serta tenaga kependidikan di Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kampar yang diwakili Kepala Bidang PAUD, Taufiq Wahyudisyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya memberikan perhatian terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini, termasuk melalui dukungan kepada organisasi mitra PAUD.
Menurut Taufiq, pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan dukungan agar bantuan kepada organisasi mitra PAUD dapat meningkat dari tahun ke tahun.
“Terbukti, di Provinsi Riau hanya Kampar yang bisa memberikan bantuan bagi organisasi mitra PAUD, sehingga banyak kabupaten/kota di Riau yang ingin belajar ke Kampar,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh organisasi mitra PAUD untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan anak usia dini, baik pada satuan Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), maupun Satuan PAUD Sejenis (SPS).
Selain pelantikan dan peringatan HUT, kegiatan tersebut juga diisi dengan seminar pendidikan yang menghadirkan dua narasumber.
Narasumber pertama, Erni Yulial, psikolog dari Biro Konsultasi Psikologi Kharisma Pekanbaru, menyampaikan materi bertajuk “Pengenalan dan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam Pola Didik di Satuan PAUD”.
Materi tersebut membahas pentingnya pemahaman pendidik terhadap karakteristik dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus, termasuk penerapan pendekatan pengasuhan dan pembelajaran yang sesuai.
Narasumber kedua, Meldy Diani, S.K.M., M.K.M., Kepala Bidang Pengendalian Penduduk pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar, membawakan materi tentang “Pengasuhan Responsif”.
Sesi seminar dipandu Herman Jhoni, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua PD Himpaudi Kabupaten Kampar. Diskusi berlangsung interaktif, terutama pada sesi tanya jawab yang diwarnai berbagai pertanyaan peserta mengenai penerapan materi dalam kegiatan pembelajaran dan pengasuhan anak di satuan PAUD.
Seminar ini diharapkan dapat memperluas wawasan para pendidik, khususnya dalam memahami kebutuhan anak berkebutuhan khusus dan menerapkan pola pengasuhan yang responsif terhadap tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan yang sama, PD Himpaudi Kabupaten Kampar juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan sebelumnya. Perlombaan tersebut meliputi lomba Art and Craft bagi anak PAUD, lomba pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) bagi guru PAUD, lomba penulisan artikel, lomba mendongeng, serta lomba cipta lagu PAUD.
Ketua Panitia, drg. Awal Haeniwati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut antara lain bertujuan untuk mengesahkan kepengurusan PC Himpaudi di tingkat kecamatan se-Kabupaten Kampar secara resmi, sehingga para pengurus dapat menjalankan amanah organisasi secara legal dan formal.
Melalui rangkaian peringatan HUT ke-21, pelantikan pengurus cabang, seminar pendidikan, dan pemberian penghargaan tersebut, PD Himpaudi Kabupaten Kampar berharap dapat memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan kompetensi pendidik, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan terbaik anak.
(Herman Jhoni)












