BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menerima audiensi Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) terpilih, Marwas Dt. Bosau, bersama jajaran pengurus. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan lembaga adat dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat kepada Marwas Dt. Bosau yang terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Besar (Mubes) LAK. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2030 mampu memperkuat pembinaan ninik mamak, menjaga marwah adat, serta membimbing anak kemenakan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan selamat kepada Ketua LAK terpilih. Mari kita berjalan bersama membangun Kampar. Kami membutuhkan masukan, nasihat, dan koreksi dari ninik mamak agar pemerintahan dan pembangunan berjalan lebih baik,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia menegaskan, nilai-nilai adat yang terkandung dalam falsafah Tali Bapilin Tigo dan Tigo Tungku Sajarangan perlu terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pemangku adat, ulama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menjaga keamanan, ketenteraman, serta keharmonisan daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap lembaga adat dapat terus berperan aktif dalam memberikan nasihat, membina generasi muda, serta memperkuat nilai-nilai budaya dan adat istiadat di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua LAK terpilih Marwas Dt. Bosau menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga adat dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Ia juga memohon bimbingan serta tunjuk ajar Bupati Kampar dalam menjalankan amanah kepengurusan selama lima tahun ke depan.
Sekretaris LAK, Khairunnas Dt. Majo Sinaro, menyampaikan bahwa penobatan Ketua LAK direncanakan berlangsung pada 25 Oktober 2026. Ia berharap Bupati Kampar dapat hadir dalam kegiatan tersebut sebagai Payung Panji Adat Kampar.
Turut mendampingi Bupati Kampar dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Afdhal bersama Kepala Bidang Kebudayaan Admiral, serta sejumlah ninik mamak dan pengurus LAK.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya sebagai bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Kampar yang aman, nyaman, sejuk, dan harmonis.












