Kampar

Lentera Institute Pekanbaru Gelar Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Koperasi Syariah di Kampar

254
×

Lentera Institute Pekanbaru Gelar Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Koperasi Syariah di Kampar

Sebarkan artikel ini

BangkinangKota – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi syariah, Lentera Institute Pekanbaru kembali mengadakan Pelatihan Manajemen dan Pengelolaan Koperasi Syariah, bekerja sama dengan Koperasi Syariah KKS KPRI Prima Husada Barokah Kabupaten Kampar.

Kegiatan ini merupakan pelatihan yang kedua, dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 20–21 Agustus 2025 di Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Kampar, serta dihadiri oleh Direktur Lentera Institute Dr. P. Adiyes Putra, M.Si., pengurus dan pengawas koperasi, Dewan Pengawas Syariah (DPS), serta para peserta yang berasal dari berbagai Puskesmas se-Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi KKS KPRI Prima Husada Barokah menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM dalam mendukung transformasi koperasi berbasis syariah. “Kegiatan pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari proses membangun koperasi yang berlandaskan nilai Islam dan profesionalisme,” ujarnya.

Empat Materi Pokok Pelatihan

Pelatihan kedua ini menghadirkan narasumber dari kalangan pemerintah, akademisi, dan praktisi syariah, dengan empat topik utama pada hari pertama sebagai berikut:

1. Regulasi dan Manajemen Pengelolaan Koperasi

(Dinas Koperasi Kabupaten Kampar)
Materi ini membahas:
Dasar hukum koperasi serta kedudukan koperasi syariah dalam regulasi nasional.
Struktur organisasi koperasi: peran pengurus, pengawas, dan anggota.
Penerapan tata kelola koperasi yang baik (Good Cooperative Governance).
Program pemerintah dalam penguatan koperasi.

2. Islamic Worldview dan Peran DPS

(Ust. Diat Kardiat, M.Sy)
Fokus pada:
Pentingnya Islamic worldview dalam bermuamalah.

Prinsip dasar ekonomi Islam: keadilan, transparansi, dan larangan riba, gharar, dan maisir.
Peran strategis Dewan Pengawas Syariah dalam menjaga kesesuaian syariah.
Urgensi membangun sistem ekonomi alternatif yang berbasis Islam.

3. Konsep Dasar Koperasi Syariah

(Dr. Nurnasrina, M.Si)
Mengupas:
Perbedaan filosofi dan praktik antara koperasi konvensional dan syariah.
Prinsip utama koperasi syariah: musyarakah, mudharabah, dan tabarru’.
Etika bisnis Islam dan penerapannya dalam praktik koperasi.
Studi kasus koperasi syariah di berbagai daerah.

4. Manajemen Operasional dan Produk Koperasi Syariah

(Ust. Iskandar, M.E.Sy)
Membahas:
Strategi operasional koperasi syariah yang efisien dan amanah.

Penggunaan akad syariah dalam produk simpan pinjam: murabahah, ijarah, wakalah.
Desain dan pengembangan produk koperasi yang sesuai kebutuhan anggota.
Pendekatan pemasaran syariah yang beretika dan efektif.

Pelatihan kedua ini disambut antusias oleh para peserta, yang berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara rutin untuk memperkuat kapasitas SDM dan kelembagaan koperasi syariah di Kabupaten Kampar.

Lentera Institute menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi dan membina koperasi-koperasi yang ingin bertransformasi menuju sistem yang lebih adil, berkelanjutan, dan sesuai syariah.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization