Kampar

Tahun 2026 Disbunnak Keswan Kampar Kembali Salurkan 6.000 Suntik IB

77
×

Tahun 2026 Disbunnak Keswan Kampar Kembali Salurkan 6.000 Suntik IB

Sebarkan artikel ini

BANGKINANGKOTA – Ditahun 2026 ini, Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar kembali menyalurkan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 6.000.

Demikian disampaikan Kadisbunnakkeswan Kampar, Marahalim, S.Pt melalui Kepala Bidang Peternakan, Muhammad Ali, S.Pt di ruang kerjanya, senin (6/4/2026).

“IB ini merupakan teknik memasukkan sperma pejantan unggul ke alat reproduksi betina secara buatan (tanpa kawin alami) untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak. 2026 ini kami kembali memberikan 6.000 IB kepada peternak,” ungkapnya.

Selain itu, Ali menyebut tujuan Inseminasi Buatan itu juga untuk meningkatkan mutu genetik ternak dan mempercepat perkembangbiakan.

“Tentunya dengan suntik IB ini bisa menghemat biaya pemeliharaan pejantan, juga bisa mencegah penularan penyakit dari kawin alami serta memperluas penyebaran bibit unggul,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa program IB merupakan bagian dari kebijakan pembangunan peternakan daerah.

“Tentunya ini bisa peningkatan Kesejahteraan Peternak, pendapatan meningkat karena kualitas dan harga jual ternak lebih tinggi. Kemudian program ketahanan pangan, IB mendukung ketersediaan protein hewani bagi masyarakat. IB juga bertujuan untuk pengembangan ekonomi, sebab peternakan bisa menjadi sektor ekonomi unggulan,” pungkasnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data