Kampar

Hadiri Rapat Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera di Pekanbaru, Ini Kata Wabup Kampar

68
×

Hadiri Rapat Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera di Pekanbaru, Ini Kata Wabup Kampar

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru – Wakil Bupati Kampar, Misharti, menghadiri rapat koordinasi terkait penyelesaian Administrasi Ganti Kerugian Tanah (AGHT) pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera pada ruas Pekanbaru–Rengat, khususnya Seksi Lingkar Pekanbaru, Selasa (14/4/2026).

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai langkah percepatan penyelesaian AGHT yang menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pembangunan ruas tol Pekanbaru–Rengat.

Fokus utama diskusi meliputi sinkronisasi data lahan, penyelesaian kendala hukum, serta percepatan proses pembayaran ganti rugi kepada masyarakat terdampak.

Wakil Bupati Kampar, Misharti, menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mendukung penuh penyelesaian persoalan lahan, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar setiap hambatan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

“Pembangunan jalan tol ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kita harus memastikan seluruh proses, termasuk penyelesaian ganti rugi lahan, berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak PT Hutama Karya menyampaikan perkembangan terkini proyek serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Diharapkan melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak dapat menyamakan persepsi dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih tersisa.

Pembangunan ruas Tol Trans Sumatera Pekanbaru–Rengat, khususnya Seksi Lingkar Pekanbaru, diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta meningkatkan aksesibilitas di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Hotel Premiere Pekanbaru ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Riau, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), serta Ketua Pengadilan Negeri dari masing-masing kabupaten/kota yang wilayahnya terdampak proyek strategis nasional tersebut.

Selain itu, jajaran pimpinan dari PT Hutama Karya sebagai pelaksana proyek juga hadir dalam pertemuan tersebut. (adv)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data