Siak

PWI Siak Edukasi Kepala Sekolah tentang Jurnalistik dan Keterbukaan Informasi Publik

4
×

PWI Siak Edukasi Kepala Sekolah tentang Jurnalistik dan Keterbukaan Informasi Publik

Sebarkan artikel ini

SIAK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kepala Sekolah Melek Jurnalistik, Sekolah Cerdas di Era Digital”, Kamis, (29/10/2026) di Aula Kantor Camat Tualang.

Kegiatan dihadiri Bupati Siak Afni Z diwakili Kepala Dinas Kominfo Siak Rozi Chandra, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, Hali Pers Dewan Pers Mario Abdillah Khair, Camat Tualang Arie Darmawan, Kanit Intel Polsek Tualang Iptu Sugeng, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Siak Dadang Heru Dini, Ketua MKKS SMK Siak Raja Zalhairi serta kepala sekolah SMA dan SMK se-Siak serta mitra kerja  PWI Siak. 

Kepala Dinas Kominfo Siak Rozi Chandra saat membuka kegiatan, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik. Menurutnya, lembaga pemerintah memiliki kewajiban menyampaikan informasi publik secara tepat, termasuk melalui sektor pendidikan.

“Kita sebagai lembaga pemerintah wajib memberikan informasi publik. Sekolah merupakan salah satu etalase pemerintah di sektor pendidikan. Bapak dan ibu kepala sekolah ibarat CEO di sekolah masing-masing yang turut bertanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi. Sebagai bagian dari penyelenggara pelayanan publik, kepala sekolah harus memastikan informasi yang disampaikan telah diperiksa kebenarannya.

Selain itu, ia menyoroti perlunya pemahaman mengenai cara menghadapi wartawan, terutama ketika terdapat pihak yang mengaku sebagai wartawan dan datang ke sekolah untuk meminta informasi yang tidak berkaitan dengan kepentingan publik atau menyangkut informasi pribadi.

Menurutnya, kepala sekolah perlu memahami mekanisme kerja jurnalistik, hak dan kewajiban pers, serta cara memverifikasi identitas wartawan agar dapat menyikapi situasi tersebut secara tepat.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kabupaten Siak Dadang Heru Dini mengapresiasi PWI Siak yang secara rutin menggelar kegiatan edukasi jurnalistik bagi kepala sekolah.

Menurutnya, kepala sekolah tidak mendapatkan pembelajaran jurnalistik secara khusus dalam pendidikan formal. Karena itu kegiatan seperti FGD menjadi kesempatan untuk menambah wawasan dan memahami cara kerja media.

“Kami para kepala sekolah, tidak belajar jurnalistik secara khusus. Jadi ilmu itu kami dapat dari kegiatan seperti ini. Kami membutuhkan informasi tentang jurnalistik karena belajar secara otodidak terkadang kurang fokus. Kegiatan ini merupakan investasi ilmu bagi kita semua,” ujarnya.

Dadang menambahkan media dan wartawan merupakan mitra penting bagi sekolah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun ia mengakui masih ada kepala sekolah yang belum terbiasa berinteraksi dengan wartawan karena keterbatasan pemahaman mengenai dunia jurnalistik.

“Kadang di lapangan masih ada sebagian dari kami yang belum akrab dengan wartawan. Ini semata-mata karena kami belum memahami cara kerja jurnalistik dan bagaimana menyikapinya. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap bisa lebih siap ketika berhadapan dengan jurnalis,” katanya.

Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar menegaskan bahwa literasi media merupakan kebutuhan penting bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya kepala sekolah, tetapi juga guru dan siswa.

Menurutnya perkembangan teknologi digital membuat informasi dapat diterima masyarakat dengan sangat cepat. Namun informasi yang beredar tidak semuanya benar atau bermanfaat sehingga diperlukan kemampuan untuk memilah dan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

“Di era digital kita bangun pagi membuka ponsel, informasi sudah masuk. Kadang informasinya baik, kadang tidak baik. Karena itu, literasi media menjadi kebutuhan penting bagi semua kalangan,” ujarnya.

Raja Isyam mengatakan FGD tersebut juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi kepala sekolah ketika berhadapan dengan media. Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam ekosistem pendidikan sehingga perlu memahami pentingnya komunikasi publik yang baik.

“Prinsipnya sederhana, saring sebelum sharing. Ini berlaku bagi wartawan maupun bapak dan ibu kepala sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Siak Wiwik Widaningsih mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya PWI untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi media dan jurnalistik, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin menjadikan FGD ini sebagai ruang berbagi pengetahuan, berdiskusi, serta mencari langkah bersama dalam menghadapi tantangan informasi di era digital,” kata Wiwik.

Ia berharap kegiatan ini dapat membangun pemahaman yang lebih baik antara insan pers dan pihak sekolah, sehingga tercipta hubungan yang profesional dan saling mendukung.

Kegiatan ditutup dengan tanya jawab antara narasumber dengan para kepala sekolah.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam