Nasional

Wamen Komdigi Soroti Persatuan PWI dalam Menghadapi Tantangan Informasi Digital

403
×

Wamen Komdigi Soroti Persatuan PWI dalam Menghadapi Tantangan Informasi Digital

Sebarkan artikel ini

Bekasi – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, membuka Silaturahmi Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung BPPTIK Komdigi, Cikarang, Sabtu (30/8/2025).

Silaturahmi ini selain dihadiri Nezar hadir pula Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Suwardani, serta Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi Fifi Aleyda Yahya.

Dalam sambutannya saat akan membuka acara silaturahmi ini, Nezar menekankan pentingnya menjaga persatuan wartawan di tengah tantangan informasi saat ini.

“Persatuan bukan hanya untuk PWI, tapi untuk seluruh ekosistem pers Indonesia. Dengan bersatu, kita bisa menghadapi tantangan besar, termasuk disrupsi informasi akibat media sosial,” jelasnya, Sabtu (30/8).

Nezar juga menyoroti peran PWI dan posisinya di antara organisasi media lain.

“PWI adalah organisasi media tertua, kakak tertua di antara organisasi media lainnya. PWI memiliki nilai sejarah besar, ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan, serta meletakkan dasar-dasar jurnalisme nasional. Kini saatnya menatap ke depan, memperkuat solidaritas, dan menjaga semangat kebersamaan,” kata Nezar yang juga seorang wartawan ini.

Mengenai relevansi jurnalisme profesional di era digital, Wamen Komdigi menekankan bahwa profesionalisme menjadi kunci menghadapi arus informasi yang deras.

“Di media sosial, konfirmasi dan akurasi sering diabaikan. Inilah yang membuat akurasi mengalami krisis. Jurnalisme profesional hadir untuk meluruskan kekacauan informasi,” ujarnya.

Silaturahmi ini menjadi pembuka Kongres Persatuan PWI, forum bersejarah yang mempertemukan dua kepengurusan yang sempat berjalan terpisah. Dua calon Ketua Umum, Hendry CH Bangun dan Akhmad Munir, serta dua calon Ketua Dewan Kehormatan, Sihono HT dan Atal S. Depari, resmi maju dalam kongres.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang memberi pidato kunci turut menekankan posisi strategis PWI yang sempat terbelah dalam dunia pers Indonesia.

“Kita berharap PWI tidak lagi terbelah. Sebab Matahari kembar bisa membuat cahaya makin terang, tapi juga bisa saling bertabrakan. PWI ibarat partai besar, mirip NU dan Muhammadiyah. Dulu, PWI bahkan lebih besar dari Dewan Pers,” kata Komaruddin.

Komaruddin menekankan, pers sejak dulu menjadi bagian penting perjuangan bangsa. “Kemerdekaan kita juga hasil olahan kata-kata. Nabi pun juru berita dari langit, penyampai pesan. PWI sejak awal menjadi pionir membangun peradaban lewat kekuatan kata. Maka tugas pers hari ini adalah menjaga warisan itu,” kata Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah ini.

Sementara itu, Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Suwardani, menekankan pentingnya kredibilitas dan integritas bagi organisasi wartawan.

“PWI adalah organisasi besar, jangan mudah terpancing oleh hal-hal yang viral tapi belum tentu benar. Tugas wartawan adalah menjaga kredibilitas dan integritas informasi,” ujarnya.

Silaturahmi ini dihadiri ratusan peserta dari unsur peserta penuh, peninjau, panitia SC dan OC serta calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025-2030.

Kongres Persatuan PWI 2025 akan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Diikuti representasi dari 39 Provinsi dengan total jumlah suara 87.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam