Tambang – Komitmen bersama dalam menangani kebakaran kembali ditunjukkan melalui aksi cepat dan sinergi lintas sektor. Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Wakapolda Riau, Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., turun langsung meninjau sekaligus membantu proses pemadaman kebakaran di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Ahad (23/08).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala BPBD Provinsi Riau M. Edy Afrizal, S.E., M.H., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar Yuricho Efril, S.STP., M.Si., serta jajaran TNI-Polri, Brimob, BPBD, Damkar dan seluruh personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Kehadiran para pimpinan daerah, unsur Forkopimda dan personel gabungan di lokasi menjadi bentuk respons cepat dan keseriusan pemerintah bersama aparat keamanan serta tim penanggulangan bencana dalam mengendalikan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan titik api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas ke kawasan di sekitarnya.
Di tengah upaya pemadaman, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menegaskan bahwa penanganan kebakaran merupakan persoalan serius yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanggulangan bencana.
“Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Provinsi Riau, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait akan terus bergerak cepat dalam menangani kebakaran ini. Kita ingin api segera dipadamkan dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman,” ujar Ahmad Yuzar.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kampar bersama Pangdam Tuanku Tambusai, Plt. Gubernur Riau dan unsur Forkopimda melihat langsung kondisi di lapangan serta proses pemadaman yang dilakukan personel gabungan. Berbagai unsur dikerahkan secara terpadu untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.
Bupati Ahmad Yuzar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras di lapangan. Menurutnya, dedikasi dan semangat petugas dalam menghadapi kebakaran merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, daerah dan negara.
“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras di lapangan. Ini adalah kerja bersama dan membutuhkan sinergi dari seluruh pihak. Kita harus terus bergandengan tangan agar penanganan kebakaran dapat berjalan maksimal,” tambahnya.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar, Pemerintah Provinsi Riau, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Brimob dan seluruh unsur terkait diharapkan dapat mempercepat pengendalian kebakaran serta mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Provinsi Riau dan unsur Forkopimda akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi hingga kondisi benar-benar aman dan seluruh titik api dapat dikendalikan.
Langkah cepat dan kebersamaan lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam upaya melindungi masyarakat, mencegah meluasnya kebakaran, menjaga kualitas lingkungan serta memastikan Kabupaten Kampar tetap aman dari ancaman bencana kebakaran.(Prot-dokpim)












