BeritaDaerahKampar

Wakili Pj Bupati Kampar, Asisten II Ikuti Rakor Evaluasi TPID bersama Kemendagri secara Virtual

308
×

Wakili Pj Bupati Kampar, Asisten II Ikuti Rakor Evaluasi TPID bersama Kemendagri secara Virtual

Sebarkan artikel ini

BANGKINANGKOTA(KamparUpdate.com) – Pj Bupati Kampar Hambali, SE, MH diwakili Asisiten II Setda Kampar Suhermi, ST didampingi Plt Kepala Bagian Ekonomi Purwoko mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara Virtual di ruang Vidcon Kantor Bupati. Rabu, (7/2/24).

Rakor tersebut dibuka dan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnvian diwakili Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, PKK dan Posyandu Kemendagri Tubagus Chairul Dwi Sapta.

Usai mengikuti rakor bersama Kemendagri, BPS, dan Ketahanan Pangan, Pemkab Kampar langsung menindak lanjuti dari hasil rakor tersebut dan melakukan rapat ulang bersama Dinas terkait di ruang rapat Bupati Lantai II.

Dalam rapat tersebut Suhermi mengatakan dalam penanganan inflasai, pemerintah daerah mesti melaksanakan program unggulan dalam rangka pengendalian inflasi yang mencerminkan 4 (empat) K yakni Keterjangkauan harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan serta Komunikasi efektif.

Sementara dalam dokumen laporan sendiri nantinya, perlu adanya dokumen evaluasi kinerja TPID selama 1 tahun.

“Dalam dokumen sendiri tersebut yang terpenting kita memasukkan kegiatan atau program unggulan tersendiri.”ucap Suhermi.

Suhermi memaparkan Program ini  memiliki dampak yang berpengaruh terhadap inflasi. Inflasi bisa saja sering terjadi pada bulan Ramadhan atau menjelang lebaran, hal ini diakibatkan ketersedian stok tidak ada, dan disribusi tidak lancar.

Infalasi Nasional saat ini berkisar 2,5 -1, dibawah 2,50 atau diatas 2,51. Sementara inflasi Kabupaten Kampar kita saat ini berkisar 3,8%. Dengan demikian, antisipasi naik inflasi pertama dibulan Ramadhan nantinya, dengan menggelar pasar murah.”jelas Suhermi.(ADV)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data