KamparOlahraga

SO Asia Pasific Badminton Competition 2025 di Malaysia, 2 Atlet Kampar Sumbangkan 2 Medali

446
×

SO Asia Pasific Badminton Competition 2025 di Malaysia, 2 Atlet Kampar Sumbangkan 2 Medali

Sebarkan artikel ini

KUALA LUMPUR – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Special Olympics Asia Pacific Badminton Competition 2025 yang berlangsung di Stadium Juara, Bukit Kiara, Kuala Lumpur, Malaysia, 17–20 September 2025. Tim Merah Putih membawa pulang total 11 medali, terdiri dari 3 perak dan 8 perunggu.

Dari capaian tersebut, dua atlet SOIna asal Kabupaten Kampar, Riau, yakni Fitra Ramadhan dan Harianto Febrian, menyumbangkan tiga medali perunggu. Keduanya turun di nomor tunggal putra serta ganda putra.

Sementara itu, medali perak diraih oleh tunggal putri Hetda Lena, ganda putri Hetda Lena–Nurul Izati, serta ganda putri Nurhaliza–Risalah Nanda Habibah.

Sedangkan perunggu disumbangkan melalui tunggal putri Nurhaliza, tunggal putri Nurul Izati, tunggal putra Nouval Fathir Alcaesar, tunggal putra Rizky Ramadani, tunggal putra Fitra Ramadhan dan Harianto Febrian, serta ganda putra Nouval Fathir Alcaesar–Abdull Jabbaar Kareem dan ganda putra Fitra Ramadhan–Harianto Febrian.

Ketua SOIna Kabupaten Kampar, Yusneli, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, raihan medali dari para atlet bukan hanya membanggakan Indonesia di kancah internasional, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Kampar.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian medali ini. Terutama kontribusi Fitra Ramadhan dan Harianto Febrian yang menyumbangkan tiga medali perunggu. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kampar dan Indonesia,” ujar Yusneli.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kampar atas dukungan yang diberikan.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, dan Wakil Bupati Kampar, Misharti, yang selalu mendukung perjuangan atlet-atlet SOIna Kampar hingga bisa berkiprah di level Asia Pasifik,” kata Yusneli.

Dukungan langsung juga datang dari Anggota DPRD Kampar, Eko Sutrisno, yang turut hadir di Malaysia menyemangati para atlet. Ia menyebut keberhasilan Fitra dan Harianto sebagai momentum penting untuk memotivasi atlet-atlet disabilitas intelektual lainnya di Kampar.

“Saya bersyukur dan bangga atas pencapaian Fitra dan Harianto. Mereka sudah berjuang maksimal dan hasil ini membuktikan bahwa anak-anak Kampar mampu berprestasi di level internasional. Ini tentu membawa nama baik daerah dan Indonesia,” ujar Eko Sutrisno.

Kejuaraan Special Olympics Asia Pacific Badminton Competition 2025 diikuti atlet penyandang disabilitas intelektual dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Raihan 11 medali ini menjadi bukti bahwa atlet SOIna Indonesia mampu bersaing di level internasional sekaligus membawa pulang kebanggaan untuk tanah air.

Ajang Special Olympics Asia Pacific Badminton Competition 2025 ini diikuti atlet-atlet penyandang disabilitas intelektual dari 10 negara. Indonesia sendiri menurunkan sejumlah wakil dan berhasil pulang dengan prestasi yang membanggakan.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization